JAKARTA, EKBISTA.COM — Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng, Wiwik Jumatul Rofi’ah membawa oleh-oleh dari pelaksanaan Bimteknas di Jakarta, yakni dilaunchingnya sayap baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di bidang perempuan, yakni Perempuan Adil Sejahtera (PAS).
“Secara resmi DPP PKS melaunching PAS di arena Bimteknas, sekaligus melantik ketua umumnya, yakni Ibu Dr. Dipl.Ing. Hj. Diah Nurwitasari, M.I.Pol,”katanya dalam keterangan pers, Jumat (23/10/2026).
Menurut Bunda Wiwik, sapaannya dibentuknya PAS, menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam kepemimpinan, pemberdayaan masyarakat, serta perjuangan mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Mengutip sambutannya, Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid yang melantik Ketua Umum PAS, menegaskan bahwa kehadiran Perempuan Adil Sejahtera menjadi sayap perjuangan yang melengkapi sayap kepemudaan PKS.
Keduanya diharapkan mampu memperluas jangkauan perjuangan partai dan memperkuat kontribusi bagi masyarakat.
“Selama ini PKS memiliki sayap kepemudaan. Hari ini, satu sayap lagi resmi ditetapkan, yakni Perempuan Adil Sejahtera. Insyaallah, dengan dua sayap yang kuat, PKS akan terbang semakin tinggi,” ujar Bunda Wiwik mengutip sambutan Sekjen DPP PKS.
Kata Bunda Wiwik, seluruh kader diminta belajar dari pengalaman partai Islam di Turki yang mampu mempertahankan keberhasilan politiknya dalam jangka panjang.
Menurutnya, salah satu pelajaran penting yang dapat diambil adalah perlunya membangun kekuatan kepemudaan dan perempuan secara bersamaan.
Ia juga menyoroti besarnya kontribusi perempuan dalam kehidupan sosial. Menurutnya, peran perempuan tidak terbatas pada lingkup keluarga, tetapi juga mencakup kepemimpinan dan pemberdayaan masyarakat.
“Perempuan PKS bukan hanya pejuang di dalam rumah, tetapi juga pemimpin dan penggerak di tengah masyarakat. Lihatlah siapa yang hadir dalam kegiatan senam, gerakan bank sampah, dan berbagai aktivitas pemberdayaan masyarakat. Perempuan selalu mengambil peran nyata,” ungkapnya.
Ketua Umum Perempuan Adil Sejahtera Diah Nurwitasari menegaskan bahwa PAS hadir untuk menjadi sahabat bagi perempuan Indonesia dari berbagai latar belakang dan kelompok usia.
“Perempuan Adil Sejahtera adalah sahabat perempuan Indonesia. Karena itu, kami mengajak seluruh perempuan dari berbagai latar belakang untuk bergabung bersama kami. Mulai dari ibu rumah tangga, perempuan pekerja, mahasiswi, perempuan profesional, generasi muda hingga lansia, aktivis sosial dan politik, penggerak ekonomi, pendidikan, dan lingkungan, aktivis dakwah, ibu-ibu majelis taklim, tokoh perempuan, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, hingga setiap perempuan yang memiliki cita-cita mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya.
Sekilas profil Ketua Umum PAS, DR Diah sempat menjejak di Fakultas Kedokteran Umum Universitas Padjadjaran (1985-1986), namun kala itu tidak dilanjutkan karena lolos seleksi Bea Siswa PT IPTN atau PT Dirgantara Indonesia sebagai Program Prof. Dr.-Ing B.J. Habibie.
DR Diah, kemudian mengambil studi di Studien Kolleg Hannover, Jerman (1986-1987). kemudian Luft- und Raumfahrtstechnik (Aeronautical Engineering), Technische Universitaet (TU) Braunschweig, Jerman (1987-1994).
Flugzeugbau (Teknik Konstruksi Pesawat Terbang), Fachhochschule / University of Applied Science Aachen, Jerman (1994-1995).
Kemudian menempuh pendidikan S2 di Universitas Padjajaran menuntaskan Magister Ilmu Pemerintahan. Sekarang sedang melanjutkan program Doktor Ilmu Pemerintahan di FISIP Unpad.
DR Dia juga pernah menjadi Dosen Non Organik sesko TNI AD pada tahun 2006, serta pernah sebagai tenaga ahli anggota DPR RI untuk periode 2014-2021.
Teh Diah saat ini juga diamanahkan untuk menjadi Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat.
Anggota Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) dari 2013 hingga sekarang dan Ketua Bidang organisasi DPP Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI). ***








