PALU, EKBISTA.COM – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Palu melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus diskusi strategis ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu, Senin (8/6/ 2026).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Palu, Rusman Ramli untuk membahas berbagai isu krusial dan regulasi kepemiluan mendatang pasca-putusan Mahkamah Kontstitusi (MK).
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Palu, Rusman Ramli menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi penting mengenai dinamika regulasi pemilu, seperti kesiapan pemilu nasional dan daerah, pemenuhan kuota keterwakilan perempuan, serta penerapan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) di tingkat pusat maupun daerah.
Salah satu poin utama yang mencuat dalam diskusi tersebut adalah penyesuaian skema pemilu di Kota Palu seiring dengan melonjaknya jumlah penduduk yang kini telah menembus angka 400.000 jiwa. Berdasarkan regulasi, pertumbuhan demografi ini secara otomatis akan berdampak pada penambahan alokasi kursi di DPRD Kota Palu pada pemilu mendatang.
“Untuk Kota Palu sendiri, secara jumlah penduduk sudah di angka 400.000 jiwa. Ini kemudian mengakibatkan tentu di pemilu yang akan datang adanya pertambahan kursi. Dengan adanya pertambahan kursi, tentu juga akan merubah skema daerah pemilihan (dapil), apakah tetap empat atau bertambah,” ujar Rusman Ramli.
Rusman menambahkan bahwa komisioner KPU Kota Palu telah memaparkan sejumlah gambaran awal dan rancangan mengenai potensi perubahan dapil tersebut. Jumlah alokasi kursi DPRD Kota Palu diproyeksikan akan meningkat dari yang semula 35 kursi menjadi 40 kursi (bertambah 5 kursi), yang berarti terdapat kemungkinan pemecahan wilayah di beberapa dapil berdasarkan sebaran jumlah penduduk di tiap kecamatan.
Saat ditanya mengenai langkah cepat Fraksi PKS yang sudah membangun komunikasi intensif dengan KPU meski penyelenggaraan pemilu masih terhitung jauh, Rusman menegaskan bahwa kesiapan dini merupakan kunci utama. PKS berkomitmen mempersiapkan seluruh perangkat partai dengan matang demi menghadapi Pemilu 2029 maupun Pemilu 2031.
“Kita ingin mempersiapkan segala perangkat menuju pemilu dengan baik. Fraksi PKS DPRD Kota Palu sebagai perpanjangan tangan struktur partai, tentu akan memberikan masukan, pendapat, dan saran kepada pengurus serta seluruh kader partai untuk bersiap secara dini,” jelasnya.
Persiapan yang matang ini, menurut Rusman, mencakup strategi penataan sumber daya manusia (SDM) partai yang akan bertarung di dapil baru, penguatan keterwakilan perempuan, hingga kesiapan administratif dalam menghadapi proses verifikasi partai politik yang lazim dilaksanakan menjelang pemilu.
Pada kesempatan itu, Rusman Ramli didampingi anggota Fraksi PKS DPRD Palu, Nurhalis Nur dan Ulfa serta pengurus DPC PKS Mantikulore. Rombongan Fraksi PKS disambut oleh lima komisioner KPU Kota Palu. ***








