PALU, EKBISTA.COM – Mantan Ketua Badko HMI Sulteng periode 2010–2012, Irwan B. Lapa, mengapresiasi langkah Palang Merah Indonesia (PMI) Sulteng yang membangun sinergi dengan Pemprov dalam rangka memenuhi kebutuhan darah.
Menurut Irwan yang akrab disapa IBel, audiensi Ketua PMI Sulteng, DR. Moh. Hidayat Lamakarate, ke Gubernur Sulteng Anwar Hafid bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan bentuk nyata keseriusan membangun kolaborasi lintas sektor.
“Donor darah adalah bagian penting dari Gerakan 9 Berani. PMI hadir untuk memastikan masyarakat mendapat jaminan kesehatan melalui ketersediaan darah,” ujar IBel, Rabu (17/9/2025).
Ia menilai, program donor darah yang tengah digerakkan PMI tidak hanya merupakan aksi kemanusiaan, tetapi juga bentuk dukungan konkret terhadap pilar Berani Sehat dalam program prioritas Gubernur.
“Langkah ini memperlihatkan PMI tidak berjalan sendiri, tapi menyatu dengan arah kebijakan daerah. Sinergi seperti ini yang kita butuhkan agar program benar-benar menyentuh masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, IBel menyebut bahwa PMI dengan jaringan relawan dan infrastruktur yang dimiliki, memegang peran strategis dalam membangun budaya peduli di tengah masyarakat. Ia meyakini, gerakan donor darah dapat menjadi wujud nyata dari kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemanusiaan.
“Ketika Gubernur menjalankan program 9 Berani, PMI hadir di garis depan. Itulah bentuk sinergi yang harus terus dipelihara,” tegasnya.
IBel menambahkan, peran PMI tidak lagi sekadar sebagai lembaga sosial, tetapi telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat—khususnya ketersediaan darah—selalu dapat terpenuhi secara berkelanjutan. ***








