PALU, EKBISTA.COM – Provinsi Sulawesi Tengah diprediksi akan menjadi episentrum kekuatan ekonomi baru di Kawasan Timur Indonesia.
Olehnya, Pemprov Sulteng mendorong agar pengusaha lebih memaksimalkan pengelolaan potensi ekonomi yang ada di daerah ini.
Salah satu yang perlu dijajaki adalah peluang ekonomi yang terhampar di Selat Makassar sebagai ‘emas biru’ yang menanti sentuhan inovasi dan kolaborasi.
Ajakan pengelolaan potensi Selat Makassar disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Farid R. Yotolembah, S.Sos, M.Si saat membuka Musprov IV DPP APINDO Sulteng, Selasa (6/5/2025).
“Mari kita coba investasi ke laut,” ajak Farid R Yotolembah yang berharap APINDO Sulteng jadi pioner transformasi ekonomi biru.
Menurut Farid, pengelolaan Selat Makassar secara terpadu sudah memiliki legalitas hukum dengan lahirnya Perpres Nomor 83 Tahun 2020 sehingga ruang-ruang laut yang tersedia dapat digunakan untuk mendukung pembangunan ekonomi dan sosial di kawasan tersebut.
Farid R Yotolembah yang mewakili Gubernur Sulteng Anwar Hafid menjelaskan bahwa kunci dari optimalisasi Pengelolaan sumber daya alam yakni menguatkan sinergitas ‘triple helix’ antara pemerintah, pengusaha dan masyarakat lewat Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).
“Melalui kolaborasi yang erat, kita dapat berupaya mengoptimalkan sumber daya yang ada, meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPN APINDO yang diwakili Kepala Bidang Organisasi Antoni Hilman berpesan supaya DPP APINDO menjadi katalisator kemajuan ekonomi daerah serta menjawab tantangan global seperti digitalisasi ekonomi.
Termasuk permintaannya agar DPP APINDO dapat melebarkan sayap organisasi hingga semua kabupaten/kota, yang mana saat ini baru terdapat 6 DPK APINDO di Sulteng.
“Semoga menjadi lokomotif ekonomi yang memajukan dan berdampak bagi Sulawesi Tengah,” ujarnya berharap.
Kegiatan Musprov IV DPP APINDO Sulteng turut dihadiri anggota DPRD Sulteng Henri Kusuma Muhidin, Wakil Walikota Palu Imelda Liliana Muhidin, Ketua DPP APINDO Sulteng Wijaya Chandra, Forkopimda, pejabat daerah, organisasi profesi, pengusaha, serikat pekerja dan mitra strategis APINDO. ***
