PALU, EKBISTA.COM – Wakil Ketua II DPRD Kota Palu, Moh. Anugrah Pratama melaksanakan reses di Jalan Pulau Samosir, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Selasa (22/4/2025).
Reses ini dilakukan sebagai bentuk komitmen mendengar langsung suara rakyat di daerah pemilihannya.
Sebelum memulai sesi tanya jawab, Politisi NasDem yang akrab disapa Nugi itu mendorong masyarakat menyampaikan keluhan secara terbuka.
“Bapak, Ibu tolong vokal tentang permasalahan kolektif yang ada di sini ya. Apapun itu, sampaikan saja semuanya. Tidak apa – apa,” kata Nugi dalam sambutannya.
Dalam reses itu, sekira 70 warga dari Kelurahan Lolu Utara dan Lolu Selatan antusias menyuarakan aspirasi dalam suasana santai dan penuh keakraban. Sebagian besar keluhan warga terkait infrastruktur.
“Pak, administrasi untuk pekuburan kami ini harus diperbaiki. Supaya yang dikuburkan di sana benar – benar warga kelurahan Lolu sini. Nanti, kami warga yang belum meninggal ini bisa-bisa dikuburkan jauh karena lahannya sudah penuh. Fasilitasnya seperti keran air, lampu dan pos jaga juga perlu dilengkapi seperti yang ada di Pekuburan Birobuli,” ujar salah seorang warga.
Selain itu, isu infrastruktur lainnya seperti perbaikan jalan utama, perbaikan WC umum dan penerangan jalan turut menambah catatan masukan bagi pembangunan di Kecamatan Palu Timur.
“Ada WC umum di Jalan Pulau Halmahera yang perlu diperbaiki. Sudah 25 tahun lalu dibangun, sekarang kondisinya tidak layak. Padahal di wilayah ini, ada pemulung dan warga tidak mampu yang masih pakai WC umum tersebut sampai sekarang,” ungkap warga lainnya.
Menanggapi aspirasi masyarakat, Nugi berjanji akan melakukan survei langsung untuk meninjau lokasi yang dimaksud. Tak hanya mendengar, Nugi juga turut menjelaskan program yang sedang berlangsung terkait pendidikan agar bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya mau sampaikan juga, ada program PIP dari pemerintah ya. Program ini dari Ibu Nilam yang sekarang adalah anggota DPR RI di Komisi X. Itu untuk bantuan pendidikan anak SD, SMP dan SMA. Untuk anak SD bantuannya sebesar Rp450.000, SMP sebesar Rp 450.000 dan SMA sebesar Rp1.000.000. Kalau bapak dan ibu mau mengajukan nanti bisa langsung ke staf saya saja,” terangnya.
Sementara itu, peserta dari program Sekolah Parlemen Muda (SPM), Ahmad Rifal Randu
ikut memberikan tanggapan. Ia mengaku kagum terhadap antusiasme warga selama kegiatan berlangsung.
“Reses ini bagus partisipasi dari masyarakatnya. Mereka bersemangat sekali dalam menyampaikan aspirasi. Suasananya juga dibuat santai dengan banyak candaan tapi tetap serius,” ujar Rifal.
Reses ini menunjukkan bahwa ketika wakil rakyat hadir di tengah masyarakat, bukan hanya solusi yang dicari, tapi juga kedekatan dan kepercayaan yang semakin kuat terbangun.
Partisipasi aktif warga dalam reses ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah adalah kunci untuk membangun lingkungan yang lebih baik, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan nyata. ***
Penulis: Ni Wayan Gita Santi Paramita
(Peserta Sekolah Parlemen Muda)








