PALU, EKBISTA.COM – Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPW PKS Sulteng, melaunching dan melantik lima Duta RKI di Sulteng, Ahad (5/4/2026).
Pelantikan dilaksanakan pada acara silaturrahim Bersama Duta Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Nasional, yang juga istri Presiden PKS, Nurul Hidayati, SS, MBA di Aula Kantor DPTW PKS Sulteng.
“Yang dilantik, baru Duta RKI Tingkat provinsi, dan empat DPD, yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong,”kata Ketua Bipeka DPW PKS Sulteng, Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag MH.
Adapun nama-nama yang dilantik yakni Hj Suryani sebagai Duta RKI Provinsi Sulteng, Mudzakkirah, S.Pd. M.A sebagai Duta RKI Kota Palu, serta Nur Hasanah, S.Pd sebagai Duta RKI Kabupaten Sigi.
Selanjutnya, Nikmariati,S.Hi sebagai Duta RKI Kabupaten Donggala, dan Sri Ratni Ningsi, S.Sy sebagai Duta RKI Kabupaten Parigi Moutong.
Bunda Wiwik, sapaan akrab Ketua Bipeka PKS Sulteng, mengatakan tokoh perempuan yang ditunjuk sebagai Duta RKI adalah figur anggota perempuan PKS yang dapat menjadi teladan dalam mewakili nilai, visi dan misi RKI dalam menguatkan Ketahanan Keluarga Indonesia.
“Dengan adanya Duta RKI, PKS ingin menyampaikan dan menegaskan kepada masyarakat bahwa salah satu misi besar PKS adalah menjadi elemen bangsa yang sungguh-sungguh dalam setiap programnya memperhatikan ketahanan keluarga sebagai pondasi dasar kekuatan sebuah bangsa,”katanya.
Duta RKI, diharapkan dapat hadir sebagai simpul-simpul masyarakat, seperti menjadi pembicara dalam forum-forum kegiatan RKI dan forum lainnya yang berhubungan dengan keluarga. Dia berharap Duta RKI dapat menyebarluaskan misi dan program kegiatan PKS kepada masyarakat.
“Terutama yang berhubungan dengan keluarga hingga masyarakat grassroots,” tambahnya.
Bunda Wiwik memaparkan, program Bipeka yang terkait dengan tugas Duta RKI di antaranya, program sekolah keluarga, program jaringan tokoh dan kelembagaan eksternal yang bisa berkolaborasi dengan Bipeka dalam mengolah isu, dan memberikan solusi dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan pengarusutamaan keluarga di masyarakat. ***








