Pendidikan

Muswil IV JSIT Sulteng Dorong Penguatan Kolaborasi dan Inovasi

×

Muswil IV JSIT Sulteng Dorong Penguatan Kolaborasi dan Inovasi

Share this article
Ketua Umum JSIT Pusat, Ahmad Fikri, M.Pd, NLP membuka Muswil IV JSIT Sulteng di Aula Bandara SIS Aljufri Palu, Kamis (25/12/2025). Foto: Ekbista.com

PALU, EKBISTA.COM – Pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) IV Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Provinsi Sulteng, mendorong penguatan kolaborasi dan inovasi demi meningkatkan daya saing sekolah islam terpadu.

Muswil IV JSIT Sulteng dilaksanakan di Aula Bandara SIS Aljufri 25-26 Desember 2025. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Umum JSIT Pusat, Ahmad Fikri, M.Pd, NLP.

Dalam sambutannya, Ketua JSIT Sulawesi Tengah, Dr. H. Iqbal S.Si M.Si, menegaskan bahwa pelaksanaan Muswil ini tidak hanya sebagai agenda konstitusional semata, tetapi sebagai momentum refleksi, evaluasi dan perumusan langkah kedepan untuk penguatan JSIT sulteng.

Muswil kali ini bertema menguatkan kolaborasi, menemukan inovasi, membangun sekolah islam terpadu yang berdaya saing dan berpengaruh untuk kemajuan Sulteng.

“Kolaborasi dan inovasi merupakan cerminan kebutuhan nyata dunia pendidikan saat ini.

Tantangan kedepan, transformasi teknologi serta dinamika kebijakan pendidikan, menuntut seluruh pemangku kepentingan untuk tidak berjalan sendiri-sendiri,” jelas Dr Iqbal.

Untuk menjawab tantangan itu, JSIT perlu membangun kolaborasi antar pemerintah daerah, Dinas pendidikan, yayasan, sekolah dan para guru. Hal ini menjadi kunci utama untuk membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan. 

Menurut Dr. Iqbal, JSIT Sulteng menyadari sepenuhnya, bahwa kemajuan sekolah Islam Terpadu tidak dapat dilepaskan dari sinergi dengan Pemerintah dan seluruh mitra strategis lainnya.

“Kami berkomitmen untuk membuka ruang kerja sama, dialog, dan inovasi  yang  selaras dengan kebijakan nasional dan daerah serta tetap berdasarkan nilai-nilai keislaman,” kata Iqbal.

Sementara itu, terkait inovasi pendidikan bukan hanya sekedar pembaharuan di forum pembelajaran, tetapi juga mencakup penguatan karakter, pengelolaan sekolah profesional, peningkatan kompetensi guru, serta pemanfaatan teknologi yang bijak. 

“Melalui muswil ini, kami berharap lahir gagasan-gagasan segar dan keputusan strategis yang mampu menjawab tantangan zaman, serta memperkuat peran sekolah Islam Terpadu dalam mencetak generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas dan berdaya saing,” tandas Dr. Iqbal. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *