Olahraga

Ini Syarat Agar Anwar Hafid Maju Ketua PSSI Sulteng

×

Ini Syarat Agar Anwar Hafid Maju Ketua PSSI Sulteng

Share this article
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid bergabung di Tim DPTW PKS Sulteng dalam laga friedly match Minisoccer menghadapi Jurnalis FC Palu, Sabtu (23/8/2025). Foto: Issrin Assegaf

PALU, EKBISTA.COM – Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menegaskan tidak berambisi menjadi Ketua Asprov PSSI Sulteng. 

Tetapi, Anwar Hafid mengapresiasi seluruh  dukungan yang mengharapkan agar dirinya membenahi organisasi sepak bola Sulawesi Tengah ini. 

Menurut Anwar, kalaupun dirinya ingin maju, maka prasyarat itu adalah harus ada dukungan minimal 4 Askab/Askot dan 5 klub yang ada. 

Ia menyampaikan, jika dukungan 4 asosiasi kabupaten lengkap dan 5 klub sebagai prasyarat pencalonan telah lengkap, baru Anwar Hafid akan bersikap resmi.

“Saya tidak berambisi sama sekali untuk urusan sepak bola ini, saya hanya ingin daerah Sulawesi Tengah melahirkan 1 atau 2 klub yang memiliki nama secara nasional. Contohnya di Provinsi Sulawesi Selatan memiliki PSM, Jawa Timur memiliki Persebaya, Jawa barat punya Persib, Sulawesi Tengah punya kebanggaan apa di kancah Nasional ? Inilah yang harus di evaluasi secara menyeluruh, ada apa dengan persepakbolaan Sulteng selama ini ?” terangnya di tengah kunjungan kerja menuju Kabupaten Banggai Laut, Sabtu (13/12/2025).

“Karena alasan perbaikan inilah, hati saya tergerak untuk ikut memperbaiki dunia sepak bola Sulawesi Tengah. Jikapun ada dalam proses dinamika menuju pemilihan Asprov Sulteng pihak yang lebih mampu memajukan dunia sepak bola Sulteng, akan kami dorong,” katanya.

Jika nanti Anwar Hafid maju Ketua Asprov PSSI Sulteng, dia pastikan akan memajukan organisasi ini dengan 3 arah BERANI.

Pertama, BERANI Bina dari bawah yakni pembinaaan atlet dari level bawah.

“Desa-desa yang punya potensi atlet sepak bola yang bagus, kita didik secara baik. Begitu juga dari kelas prestasi sekolah dasar dan menengah, pembinaan kelas prestasi sepak bola mesti dibenahi dari desa dan sekolah,” katanya.

Kedua, BERANI Profesional. PSSI harus berani membenahi asosiasi kabupaten agar profesional, dimana talenta atlet mesti punya manajemen klub yang baik dan didukung oleh infrastruktur.

“Satu kabupaten, harus punya satu pusat olahraga berupa stadion yang baik, agar setiap klub yang ada di setiap kabupaten memiliki stadion sepak bola yang representatif sebagai pusat olahraga masyarakat. Stadion ini sekaligus jadi aset daerah, dan saya bisa meminta setiap pemerintah kabupaten memprogramkan hal ini, agar Askab kita punya kehormatan,” jelasnya.

Ketiga, harus BERANI menjadikan klub-klub sepak bola di Sulawesi Tengah menjadi industri kreatif bukan lagi bergantung pada

Pemda. 

“Saya membayangkan jika klub sepak bola memiliki industri jersey dan industri  merchandise berkembang. Tentu akan banyak industri kreatif yang bisa membuat perputaran ekonomi di masyarakat,” jelasnya.

“Tiga hal ini, jika kita kelola dengan baik, Insya Allah akan membuat Sepak Bola Sulteng maju dan terdepan dan semakin dicintai oleh rakyat,”pungkasnya. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *