PALU, EKBISTA.COM – Anggota DPRD Kota Palu, Ulfa, A.MA. PUST melaksanakan reses di Jalan Ratalemba, Kelurahan Kayumalue Pajeko, Senin Sore (14/7/2025).
Dalam reses tersebut, Ulfa turut didampingi Lurah Kayumalue Pajeko Santi, SE serta sejumlah perwakilan OPD Kota Palu.
Kepada masyarakat, Ulfa menjelaskan bahwa reses merupakan salah satu agenda DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Seluruh aspirasi atau masalah yang ada di masyarakat, akan diperjuangkan dan dikawal oleh Anggota DPRD Kota Palu.
“Kami di DPRD siap mengawal,” katanya.
Dalam reses kali ini, politisi PKS ini sengaja mengundang sejumlah OPD Kota Palu untuk mendengarkan langsung permasalahan yang disampaikan warga.
OPD yang sempat hadir dalam reses Ulfa, diantaranya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu.
Sejumlah warga menyampaikan aspirasinya pada kesempatan itu, diantaranya Ketua Koperasi Merah Putih (KMP) Kayumalue Pajeko, Hardianto yang mempertanyakan progres pembentukan KMP.
Hardianto juga berharap agar pemerintah memberikan bantuan alat pipil dan alat tanam jagung kepada masyarakat.
Aspirasi lainnya adalah perlunya bantuan pembangunan untuk SDN 1 Inpres Kayumalue Pajeko yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
Sementara itu, warga atas nama ibu Pariani menyampaikan sejumlah aspirasi, diantaranya terkait bantuan modal usaha untuk jasa alat resepsi dan catering untuk PKK Kayumalue Pajeko.
Bantuan modal ini sangat dibutuhkan untuk membantu roda perekonomian di masyarakat.
Menjawab aspirasi warga, Sekdis Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja, Abdul Hafid menjelaskan bahwa bantuan modal usaha untuk perorangan dan untuk kelompok telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Palu. Untuk perorangan totalnya Rp2 juta, sementara untuk kelompok, bantuan yang diberikan berupa alat usaha.
“Silahkan ajukan proposalnya,” kata Abdul Hafid yang menjelaskan secara detail syarat dan dokumen yang harus disiapkan oleh warga.
Pada kesempatan itu, OPD yang hadir juga berkesempatan menjelaskan sejumlah program unggulannya kepada warga yang hadir.
Sementara itu, menjawab aspirasi warga, Ulfa menjelaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan diperjuangkan melalui anggaran pokok-pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD.
Tetapi, program yang diajukan tahun ini, baru bisa direalisasikan pada tahun selanjutnya, karena di pemerintahan sudah diatur mekanismenya.
Salah satu aspirasi yang langsung disahuti oleh Ulfa pada kesempatan itu adalah bantuan untuk mesin pipil dan mesin tanam untuk petani jagung.
“Mesin pipil dan mesin tanam, akan saya bantu di anggaran perubahan,” kata Ulfa. ****








