PALU, EKBISTA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu melaksanakan rapat paripurna dengan membahas tiga agenda penting, Kamis (19/2/2026).
Rapat yang Dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Palu, Rico Andi Tjantjo Djanggola itu membahas terkait laporan masa reses persidangan caturwulan III tahun 2025, penyampaian hasil telaah pokir DPRD oleh Badan Anggaran untuk disetujui sebagai pokir DPRD, dan pembentukan panitia khusus (pansus) atas permasalahan operasional tambang di wilayah Kota Palu.
Menurut Rico, pimpinan dan anggota DPRD wajib melaporkan hasil pelaksanaan reses melalui rapat paripurna. Laporan tersebut sekurang-kurangnya memuat waktu dan tempat kegiatan, tanggapan serta aspirasi masyarakat, hingga dokumentasi kegiatan.
Reses sendiri merupakan agenda resmi DPRD yang telah dijadwalkan oleh Badan Musyawarah. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anggota dewan untuk turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing guna menyerap aspirasi, menerima pengaduan, serta mendengar langsung kebutuhan masyarakat.
“Melalui reses, wakil rakyat membangun kepekaan sosial dan ikatan emosional dengan masyarakat. Aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan dalam forum resmi DPRD untuk dibahas bersama perangkat daerah,” jelas Rico.
Hasil reses nantinya akan dimasukkan dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD sebagai bagian dari penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) setiap tahunnya.
Pada akhir agenda pertama, Sekretaris DPRD Kota Palu, Nawab Kursaid, secara resmi menyerahkan laporan hasil reses pimpinan dan anggota DPRD Kota Palu masa persidangan Caturwulan III Tahun Sidang 2025 kepada pimpinan rapat.
DPRD Kota Palu melanjutkan agenda rapat paripurna dengan pembahasan penyampaian telaah pokok-pokok pikiran (Pokir) oleh Badan Anggaran untuk disetujui sebagai Pokir DPRD.
Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat kerja yang telah digelar pada 18 Februari 2026, dengan mengundang perangkat daerah yang berkaitan langsung dengan usulan pokok-pokok pikiran DPRD. Usulan itu merupakan hasil pelaksanaan reses anggota dewan, rapat dengar pendapat, serta berbagai forum resmi lainnya.
Pada agenda terakhir, pansus pertambangan wilayah Kota Palu telah dibentuk yang diketuai langsung oleh Moh. Haekal Ishak, dan wakilnya Ratna Mayasari Agan. ***
